Akhirnya pada hari ini: Sabtu, 13 Januari 2008, saya mengalami pengalaman membayar argo taxi termahal sepanjang tinggal di Manila. Luar biasa! 250 Peso. Jika di kurs dengan rupiah menjadi sekitar Rp 50.000,- Dibandingkan dengan tariff kita memang terlihat murah, tapi untuk standar di Manila sudah sangat tinggi Umumnya kalau naik taxi akan berkisar Rp 20.000-an.
Pengalaman ini terjadi karena saya juga belum pernah ke tempat tujuannya, sementara sopir taxi juga tidak paham lokasinya yang pasti dimana. Akhirnya saya naik taxi dari Makati dan kebablasan ke Katipunan. Kalau dibandingkan, kira-kira seperti dari Surabaya ke ujung Sidoarjo. Padahal tempat sebenarnya hanya setengah dari perjalanan tersebut, akhirnya kita harus putar balik. Entah karena memang tidak mengetahui atau pura-pura tidak mengetahui, terjadilah pengalaman menyenangkan menghabiskan 1 jam 15 menit di perjalanan.
What a wonderful evening…!!!
Mungkin si sopir berpikir, kok orang manila kok kayak dirimu begitu ya.

Wah pasti ini orang Indonesia dari timur!
Kerjain ah… itung2 buat makan dua hari!
Ya pasrain aja lah….
Itung2 nolong orang!
huewhuewhehehe…
yah mungkin begitu juga
hitung-hitung nolong orang
ngapain aja pak selama 1 jam 15 menit ituu?? yang jelas gak pedekate sama sopir taxinya kann?? hehehehehe …..